Breaking News
Kamis, 28 September 2017

Tantangan Besar Menggeser Agenda Iklim dari Komitmen ke Aksi

BALIKPAPAN, HR - Project Lead GCF Task Force (Satuan Tugas Gubernur untuk Hutan dan Iklim) William Boyd mengatakan adalah tantangan besar untuk menggeser agenda iklim dari komitmen ke aksi bukan sekedar berdialog.

“Pertemuan Tahunan GCF di Balikpapan ini menyediakan peluang untuk bergerak dari komitmen ke aksi - mulai menyelesaikan persoalan-persoalan koordinasi yang berbeda dengan dunia tatakelola iklim inisiatif dari bawah,” Boyd menjelaskan, Rabu (27/9).

Sekretaris Badan Pengurus INOBU Bernadinus Steni menambahkan, “Pertemuan saat ini menginginkan bukan hanya statement tapi agenda aksi.”

Steni memberikan contoh seperti apa aksinya antara lain Provinsi Papua Barat yang sudah menyatakan keinginan bekerja bareng dengan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara dan anggota GCF terutama pengalaman menarik dari Acre dalam mendorong percepatan pengakuan wilayah masyarakat adat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat adat.

Tiga organisasi masyarakat adat yaitu AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara), COICA (Coordinator of Indigenous Organizations of Amazon River Basin), dan AMPB (Mesoamerican Alliance of Peoples and Forests) mendukung dan menyatakan akan bekerja sama dengan pemerintahan sub-nasional anggota GCF Task Force.

Boyd juga menyampaikan ada tiga anggota GCF baru yaitu Roraima (Brazil), Oaxaca (Mexico), dan Pastaza (Ecuador). Berarti anggota GCF 38 provinsi – termasuk 7 provinsi di Indonesia (Nanggroe Aceh Darussalam, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua, dan Papua Barat) – dan negara bagian dari 10 negara di dunia.

Sudah ditetapkan Ketua GCF untuk tahun depan adalah Negara Bagian California (Amerika Serikat) bersama dengan tiga negara bagian di Mexico - Campeche, Quintana Roo, dan Yucatan.

Berarti pertemuan tahunan September 2018 yang bertepatan dengan 10 tahun GCF Task Force, akan diselenggarakan di California, Amerika Serikat tempat kelahiran GCF Task Force. lik








Suka berita ini ! Silahkan KLIK DISINI.
Masukan email anda untuk berlangganan berita terkini gratis

0 komentar :

Posting Komentar

Sebaiknya anda berkomentar dengan bijak. DILARANG berkomentar berbau sex, sara, dan lainnya yang melanggar hukum.