Breaking News
Kamis, 02 November 2017

Dukung Kota Wisata, Akses Jalan Wisata Paralayang Segera Rampung

MAJALENGKA, HR - Pemkab Majalengka terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur akses jalan dan jembatan penunjang terus digelorakan untuk menjadikan Kota Pariwisata dan Penerbangan.

Salah satu bentuk keseriusannya dengan melebarkan akses jalan menuju salah satu ikon pariwisata Majalengka yakni Paralayang. Jembatan Cibatu Kelurahan Munjul Kecamatan Majalengka masih sempit dan jika ramai pengunjung ke lokasi wisata Paralayang, maka akan macet serta harus ekstra hati-hati, karena tidak bisa jalan jika ada kendaraan roda empat berlawanan arah.

Untuk mengantisipasi hal ini, Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Kabupaten Majalengka Drs H Eman Suherman M.M melalui Kabid Bina Marga Ruchyana ST, tengah menyelesaikan pelebaran jembatan dan jalan menuju akses Paralayang tersebut.

Ditambahkannya, pelebaran jalan menuju wisata Paralayang sudah terealisasi dan tahap pekerjaan akan rampung sebelum akhir tahun 2017.

Ruchyana berharap, mudah-mudahan pelebaran jalan dan jembatan ini merupakan salah satu prioritas pekerjaan Dinas BMCK di tahun anggaran 2017 ini.

Menurutnya, jalan sepanjang kurang lebih 5 kilometer dari Munjul sampai ke lokasi wisata Paralayang ini akan dilebarkan termasuk Jembatan Cibatu. Saat ini lebar jalan tersebut 3,5 meter, akan dilebarkan menjadi 7 meter. Untuk pelebaran jalan dan jembatan ini disiapkan anggaran sebesar kurang lebih Rp 20 miliar.

Masih menurutnya, pelebaran jalan dan jembatan membutuhkan sosialisasi dan pendekatan yang sinkron dengan masyarakat setempat, sebab pelebaran menuju wisata Paralayang melintasi pemukiman masyarakat, dan saat ini sudah terintegrasi dengan masyarakat setempat dan akan rampung sebelum akhir tahun ini. lintong situmorang










Suka berita ini ! Silahkan KLIK DISINI.
Masukan email anda untuk berlangganan berita terkini gratis

0 komentar :

Posting Komentar

Sebaiknya anda berkomentar dengan bijak. DILARANG berkomentar berbau sex, sara, dan lainnya yang melanggar hukum.