Breaking News
Selasa, 07 November 2017

Rapat Paripurna DPRD Jawaban Bupati Raperda APBD 2018

MAJALENGKA, HR - DPRD Majalengka menggelar Rapat Paripurna dengan agenda mendengar Jawaban Bupati Majalengka terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Majalengka, atas raperda APBD Kabupaten Majalengka tahun anggaran 2018, di ruang rapat DPRD Kab Majalengka, Selasa (7/11).

Hadir mewakili Bupati Majalengka diantaranya Wakil Bupati Majalengka DR H Karna Sobahi MMPd didampingi Sekda Drs H Ahmad Sodikin MM dan undangan lainnya.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Majalengka Tarsono D Mardiana SSos didampingi para Wakilnya dan para anggota DPRD Majalengka.

Berawal dari penyampaian RAPBD Tahun 2018, pandangan umum fraksi terhadap RAPBD tahun 2018, dan sekarang jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi RAPBD tahun 2018, yang sedianya dihadiri Bupati Majalengka DR H Sutrisno SE MSi.

Diwakili oleh Wakil Bupati Majalengka, DR H Karna Sobahi MMPd, pada kesempatan tersebut menyampaikan permohonan maaf Bupati tidak menghadiri agenda tersebut, yang kemudian Wakil Bupati membacakan jawaban Bupati terhadap pandangan umum RAPBD tahun 2018, bahwa pemerintah daerah menyetujui usulan dari Fraksi-fraksi anggaran KONI untuk pelatihan dan turnamen dalam mencetak atlet berprestasi dianggarkan di APBD tahun 2018, penyelesaian utang BPJS akan diangsur mulai tahun 2018 akan dianggarkan di APBD 2018 dan disesuaikan dengan pendapatan daerah pada tahun anggaran 2018 yang dianggarkan sebesar Rp 2,964 trilyun atau mengalami kenaikan 7,43 persen dari anggaran pendapatan pada tahun anggaran 2017.

“Kemudian belanja daerah pada tahun anggaran 2018 dianggarkan sebesar Rp. 2,988 trilyun atau mengalami kenaikan sebesar 11,56 persen dibandingkan dengan anggaran belanja daerah pada tahun 2017 sebesar Rp. 2,678 trylyun,” ujar Wabup. lintong situmorang









Suka berita ini ! Silahkan KLIK DISINI.
Masukan email anda untuk berlangganan berita terkini gratis

0 komentar :

Posting Komentar

Sebaiknya anda berkomentar dengan bijak. DILARANG berkomentar berbau sex, sara, dan lainnya yang melanggar hukum.