Breaking News
Senin, 08 Januari 2018

Kabel PLN Kendor Bahayakan Warga

MELAWI, HR – Jaringan kabel listrik yang menjuntai dan jatuh ke tanah di depan rumah Pak Tatang di Desa Keranjik Kecamatan Tanah Pinoh Kabupaten Melawi, membuat resah warga sekitar. Sebab kondisi tersebut sangat membahayakan dan mengkhawatirkan warga yang kebetulan melintas di bawahnya.

Jaringan kabel yang menjuntai tersebut berbahaya ditengah-tengah keramaian warga masyarakat Desa Keranjik, terlebih anak-anak. Seharusnya petugas PLN minimal setiap hari, melakukan pengecekan ke lapangan terutama terhadap kabel yang kendor tersebut. Kabel PLN sudah hampir putus karena ditekan oleh condongnya pohon pelindung. Semua warga selama ini memang merasa resah. Sebab kabel listrik itu sangat rendah dan sampai ke tanah sehingga dapat dijangkau oleh warga yang tengah beraktivitas di sekitar wilayah tersebut.

"Untuk itu kami minta pihak PLN serta pihak yang berwenang lainnya sebaiknya segera memperhatikan dan melakukan perbaikan seperti menarik kabel agar lebih tinggi dan kencang minimal sama dengan posisi kabel di atasnya, jangan sampai sudah ada korban jiwa, baru diperbaiki. Jangan selalu menaikkan tarif listrik terus sementara pelayanan masyarakat tidak diperhatikan," ujar warga.

Tatang, warga Desa Keranjik, Minggu (7/1/2018), menerangkan, bahwa dirinya pernah mencoba menghubungi pihak PLN melalui telepon bahkan mendatangi ke kantor PLN, akan tetapi pihak yang bersangkutan tidak pernah merespon.

"Karena masalah ini menyangkut keselamatan masyarakat sekitar dan keselamatan pengguna jalan, saya berinisiatif menyangga kabel PLN yang menjuntai tersebut dengan menggunakan tiang kayu seadanya," ujar Tatang.

"Kami tidak berani untuk melakukan upaya apapun, kami berharap pihak PLN agar segera memperbaiki kabel-kabel yang kendor tersebut," tegasnya. abd







Suka berita ini ! Silahkan KLIK DISINI.
Masukan email anda untuk berlangganan berita terkini gratis

0 komentar :

Posting Komentar

Sebaiknya anda berkomentar dengan bijak. DILARANG berkomentar berbau sex, sara, dan lainnya yang melanggar hukum.