Breaking News
Kamis, 04 Januari 2018

Operasi Lilin Lodaya Polres Majalengka Aman dan Lancar

MAJALENGKA, HR - Perayaan Natal 2017 yang berlangsung di beberapa Gereja di wilayah Kabupaten Majalengka, hingga perayaan Tahun Baru 2018 terpantau berjalan aman dan lancar.

Dalam Operasi Lilin Lodaya 2017 di wilayah hukum Polres Majalengka selama 10 hari, terhitung sejak 23 Desember 2017 hingga 2 Januari 2018, situasi secara umum dalam keadaan kondusif.

Demikian diungkapkan laporan Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad,S.Ik.M.Si, melalui Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Isnadi Anang Raharjo,S.Sos,MM, bahwa dari hasil anev Operasi Lilin Lodaya 2017 Polda Jabar.

Diketahui, Polres Majalengka di bidang Unit Dimas Lantas meraih peringkat pertama se-Polda Jabar, dalam pemasangan atau penyebaran spanduk himbauan, program keamanan lalu lintas, program keselamatan lalu lintas dan penyuluhan maupun sosialisasi kepada masyarakat selama Operasi Lilin Lodaya 2017 berlangsung.

Selain di bidang Dikmas Lantas, menurut Kasat Lantas, dari hasil anev tersebut juga ada beberapa penilaian lainnya yang positif dari unit Satlantas Polres Majalengka. Yakni, Unit Turjawali mendapat peringkat ke-9, Dakgar Lantas E-Tilang peringkat ke-8 dan Laka Lantas terendah peringkat ke-15 se-Polda Jabar.

Kasat Lantas mengaku, angka laka lantas selama Operasi Lilin Lodaya bisa ditekan dan arus lalu lintas dalam rangka Natal dan Tahun Baru di wilayah Majalengka juga berjalan lancar.

Untuk itu, AKP Isnadi menghimbau kepada masyarakat Majalengka, khususnya para pengguna jalan, agar tetap patuhi aturan lalu lintas dan punya kesadaran saat berkendara.

"Kami berharap setelah operasi ini, kedepannya bisa menekan lagi angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas agar kita tetap terjaga," jelasnya. lintong situmorang









Suka berita ini ! Silahkan KLIK DISINI.
Masukan email anda untuk berlangganan berita terkini gratis

0 komentar :

Posting Komentar

Sebaiknya anda berkomentar dengan bijak. DILARANG berkomentar berbau sex, sara, dan lainnya yang melanggar hukum.