Breaking News
Rabu, 10 Januari 2018

Polsek Pallangga Ciptakan Ramah Anak

GOWA, HR - Kanit Sabhara Polsek Pallangga Ipda Joko Sudiro bersama Kanit Binmas Aiptu Syamsu Alam turun ke masyarakat khususnya ke sekolah-sekolah, termasuk Sekolah Dasar Inpres Borongbilalang Desa Julubori Kec Pallangga Kab Gowa, Selasa (9/1/2018).

Begitu pentingnya yang namanya keakraban dalam suatu lingkungan sangatlah dibutuhkan, seperti yang dilakukan oleh Kanit Sabhara Polsek Pallangga Ipda Joko Sudiro bersama Kanit Binmas Aiptu Syamsu Alam yang turun langsung ke masyarakat.

Adapun maksud kedatangan Kanit Sabhara dan Binmas Polsek Pallangga ke sekolah tersebut agar masyarakat anak sekolah bisa menjalin dan terjalin keakraban dan bisa menjadikan Polisi sebagai Sahabat Anak dan juga Anak Sekolah tidak merasa minder apabila melihat petugas Polisi dimanapun berada.

Dengan Penjiwaan dan Karakter tersendiri yang dimiliki masing-masing, Kanit saat menemui anak sekolah agar bisa menjadi Sahabat Anak sehingga kedekatan emosional antara anak dan bapak sangatlah nampak.

Salah satu trik yang dijalankan masing-masing, Kanit di Polsek Pallangga dalam mempelajari Karakteristik Anak yakni menguasai Psycology Anak dengan Sistem "Pola Kasih Sayang". Karena dengan sistem pola kasih sayang yang kita berikan kepada anak maka anak dapat merasakannya dengan nyaman, sehingga mereka dapat merasakan seperti anak dengan bapaknya.

Dan terlihat antusias anak saat ditemui dan bertemu Polisi terlihat ceria dan gembira.

"Di sela-sela kerumunan anak di sekolah, para Kanit Polsek Pallangga sekaligus menyampaikan kepada pelajar agar jangan suka bolos disekolah, rajin belajar, tidak boleh membantah sama Orang tua, jangan lupa beribadah dan berikutnya jangan sekali-kali mau mencoba yang namanya obat terlarang, isap lem fox dan sejenisnya," pesan para Kanit Polsek Pallangga. kartia








Suka berita ini ! Silahkan KLIK DISINI.
Masukan email anda untuk berlangganan berita terkini gratis

0 komentar :

Posting Komentar

Sebaiknya anda berkomentar dengan bijak. DILARANG berkomentar berbau sex, sara, dan lainnya yang melanggar hukum.