Breaking News
Kamis, 04 Januari 2018

Rapimcab I, Tasyakur Hari Lahir ke-45 dan Launching Balon Legislatif PPP

MAJALENGKA, HR - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang merupakan salah satu partai politik berpengaruh di Indonesia, pada saat pendeklarasiannya pada 5 Januari 1973, merupakan hasil gabungan dari empat partai keagamaan yaitu Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Serikat Islam Indonesia (PSII), Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) dan Parmusi. Ketua sementara saat itu adalah Mohammad Syafa'at Mintaredja. Penggabungan keempat partai keagamaan tersebut bertujuan untuk penyederhanaan sistem kepartaian di Indonesia dalam menghadapi Pemilihan Umum pertama pada masa Orde Baru tahun 1973.

Di Kabupaten Majalengka dalam Rapimcam I Partai Persatuan Pembangunan di Kabupaten Majalengka kini tengah giat tasyakur hari jadinya ke-45, Kamis (4/1).

Dalam suasana perayaan hari tersebut, sekaligus launcing bakal calon anggota legislatif dari PPP. Demikian diungkapkan Ketua DPC PPP Kabupaten Majalengka Ali Imron. A. Md saat menyampaikan pesan dan harapannya dalam pidatonya terhadap partai berlambang Kabah tersebut.

"Dalam tasyakur berikut Rapimcab pertama ini, diharapkan akan semakin lebih baik lagi," ujarnya.

Sekretaris DPW PPP Jawa Barat H. Pepep Saepul Hidayat dalam pidatonya menyampaikan, jika dalam momentum Rapimcab I merupakan rapat khusus, konsolidasi di dalam partai adalah sebuah keharusan dan regenerasi adalah sebuah keniscayaan.

Sementara itu, modernisasi partai merupakan tuntutan zaman, dirangkum sebagai tema dalam memperingati hari lahir dan perjuangan PPP.

Ali Imran menambahkan, dalam agenda ini akan rasa terima kasihnya kepada semua kader, simpatisan, dan konstituen yang terus mempertahankan eksistensi partai. Dia juga berterima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia, kolega partai, media, dan pemerintah yang memberi kesempatan kepada PPP untuk terus berkarya. lintong situmorang







Suka berita ini ! Silahkan KLIK DISINI.
Masukan email anda untuk berlangganan berita terkini gratis

0 komentar :

Posting Komentar

Sebaiknya anda berkomentar dengan bijak. DILARANG berkomentar berbau sex, sara, dan lainnya yang melanggar hukum.